Penginapan Paling Strategis dan Murah Ala Backpacker di Singapura

Harga bisa menjadi permasalahan utama bagi sejumlah orang. Begitu pun saat memilih penginapan di sebuah daerah. Mendapat penginapan yang terjangkau adalah sesuatu yang prioritas. Bagi kamu yang lagi berkunjung ke Singapura, mungkin kamu bakal berfikir jika aneka penginapan disana diberi harga sangat mahal. Dilihat dari penampakannya saja, Singapura memang terlihat sebagai negeri yang sarat dengan modernisasi dan sarat kemewahan pula. Namun, siapa sangka bila masih ada banyak juga penginapan terjangkau di Singapura yang disediakan untuk kamu. Penginapan ini selain diberi harga murah juga sangat strategis dekat dengan beberapa situs wisata buat para wisatawan.

Traveller Hostel

Traveller Hostel ialah salah satu penginapan dengan kelas bintang satu di Singapura. Tempatnya berada di 111H King George’s Avenue, Lavender/ Kallang. Penginapan minimalis ini menyediakan 10 kamar nyaman buat kamu yang dapat kamu nikmati mulai dengan harga Rp 140.000-an. Kan murah?

Backpackers

Backpackers ialah satu penginapan dengan reputasi bintang satu yang berada di 111J King George’s Avenue, Lavender/ Kallang. Penginapan satu ini menarik sekali dan bisa menjadi hunian sementara yang nyaman buat kamu. Manalagi, 16 kamar yang dipunya oleh penginapan ini ditawarkan dengan tarif murah mulai angla Rp 140.000-an per kamar untuk satu malamnya.

Attic Airways Bed & Breakfast

Attic Airways Bed & Breakfast pun tergolong salah satu penginapan murah dan tenang yang terdapat di Singapura. Lokasinya berada di 195 Upper Paya Lebar Road, Serangoon/ Kovan. Walau cuma memiliki 3 kamar saja, tetapi penginapan ini sudah bisa memenuhi bermacam-macam jenis kebutuhan menginap standard di Singapura. Terlebih lagi, harga sewa kamarnya hanya Rp 145.000 saja per malam untuk satu kamar.

Tresor Tavern Backpacker Hostel

Tresor Tavern Backpacker Hostel sungguh sangat menarik untuk para backpacker yang berkunjung ke Singapura. Hotel Bintang 1 ini berada di 243 Jalan Besar, Little India. Ada lumayan banyak kamar dengan akomodasi memadai yang bisa kamu dapati. Dengan harga Rp 195.000, kamu sudah dapat pilih satu dari 54 opsi kamar yang ada.

Coziee Lodge

Coziee Lodge merupakan suatu penginapan cantik yang berada di Geylang Road Number .77A & Number .79A, Lavender/ Kallang. Penginapan ini punya 7 kamar yang disediakan untuk para wisatawan yang sedang mencari tempat menginap saat berwisata di Singapura. Akses wifi gratis pun telah tersedia di penginapan yang memberikan kamarnya dengan tarif permalam mulai Rp 160.000-an ini.

Prince of Wales Backpacker

Prince of Wales Backpacker berada di 101 Dunlop Street, Little India. Penginapan bertaraf bintang satu ini bermain menarik di bidangnya dan cukup nyaman tuk dihuni. Harga sewa kamar per malam yang ditawarkan pun murah yaitu hanya seharga Rp 170.000.

Backpackers’ Inn Chinatown

Backpackers’ Inn Chinatown berada di 27 Mosque Street S059505 (Reception), 14 Upper Cross Street S058330, Chinatown/ Tiong Bahru. Lokasi memang menarik tuk dikunjungi. Manalagi, 28 kamar yang tersedia di penginapan ini juga ditawarkan dengan harga bersahabat dari Rp 180.000.

Society Backpackers Hotel

Society Backpackers Hotel tergolong penginapan menarik yang terdapat di Singapura. Penginapan yang bertaraf bintang satu ini terletak di 259A, Jalan Besar, Little India. Penginapan yang relatif besar ini punya hingga 80 pilihan kamar buat kamu. Uniknya, aneka kamar ini disediakan dengan harga murah mulai Rp 263.000.

Penggarapan Wisata Halal di Pulau Jeju Bermula Karena Indonesia

Pulau Jeju yang ada di Korea Selatan berambisi sebagai destinasi wisata yang ramah kepada pengunjung berstatus agama Islam atau disebut muslim. Mereka pun belajar menggarap beragam infrastruktur penunjang wisata halal dari Indonesia. Memorandum of Understandingt (MoU) dilakukan antara Badan Pariwisata di Pulau Jeju dan Ezwel Fare dari Korea Selatan, juga Kemepar dan Mahadana Group dari Indonesia. Kolaborasi kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan para turis, dan saling bertukar promosi antara kedua negara ini.

“Pulau Jeju merupakan destinasi wisata populer di Korea Selatan. Kami mau lebih banyak lagi menggaet wisatawan, khususnya dari negeri Indonesia. Kami melihat Indonesia selaku negara muslim terbesar dengan market yang amat potensial. Tapi kami musti mempersiapkan infrastruktur penunjang tuk traveler muslim, maka dari itu kerja sama ini dilaksanakan,” tutur Choi Kab Yeol, CEO Jeju Island Tourism dalam pertemuan dengan Kemenpar Indonesia di Indonesia, 9 November 2015 . Nantinya Badan Pariwisata Pulau Jeju akan mendalami menggarap wisata halal yang friendly dengan traveler muslim. Khususnya mengenai restoran halal, bahan baku halal buat kuliner dan juga menghadirkan tempat-tempat ibadah tuk traveler muslim.

“Kami hendak membuat wisatawan Indonesia happy berkunjung ke Pulau Jeju. Semacam itu masih dalam fase awal, tapi kami harapkan tingkat kunjungan turis muslim Indonesia segera meningkat,” imbuh Choi. Badan Pariwisata Pulau Jeju pun sedang mempersiapkan aplikasi smartphone yang terdiri dari informasi mengenai destinasi wisata di pulau bagus tersebut. Aplikasi tersebut nantinya memuat informasi mengenai wisata halal Pulau Jeju buat traveler muslim.

Menurut data Badan Pariwisata Pulau Jeju, skala kunjungan turis Indonesia ke Pulau Jeju hingga 36.850 orang sepanjang tahun 2014. Sampai Oktober tahun kemarin, tingkat kunjungan turis dari Indonesia telah mencapai 17.401 orang. Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Budaya Kementerian Pariwisata, mengatakan orang pemerintah memfasilitasi kerjasama ini lantaran bisa menambah kunjungan pariwisata Korea ke Indonesia. Didalam poin kerja sama pun disebutkan terdapatnya saling tukar promosi antara kedua negara. “Past lah. Pasti timbal baliknya ada. Dalam jangka panjang dampaknya terlihat. Kita pasti bisa menggaet wisatawan Korea ke Indonesia,” tutup Lokot.

Kuliner Lezat di Solo

Wah, jika sudah bicarain masalah makanan, dengarnya saja buat perut krucuk-krucuk. Di Indonesia pribadi, jenis-jenis santapan bisa amat beragam justru meski berada di satu kota. Kalau ingin wisata kuliner sepertinya gak cukup deh bila cuma satu–dua hari. Mengingat hidangan setiap kota beda, jangan coba-coba kompare kuliner kota satu pada lainnya. Dijamin nggak bakal bisa soalnya.  Kota Solo amat dikenal dengan kota harmonis, rapih dan pun penduduknya mempunyai tutur kata ramah. Tidak cuma itu, Pariwisata di Solo ini pun mempunyai beragam macam warisan bersejarah berbentuk prastasti dan yang lain. Bukan hal tersebut saja, kota Solo pun punya beragam macam tempat pariwisata yang istimewa dan indah, hingga dapat memancing perhatian para wisatawan entah itu dari dalam atau luar negeri. Skema tata kotanya pula amat teratur. Bukan begitu saja, kota Solo pun mengandung bermacam-macam jenis kuliner yang cukup menarik dan nikmat. Terdapat tidak sedikit menu tradisional yang tetap bertahan di kota itu. Banyak pula wisatawan asing yang memang datang ke Solo utk menikmati kulinernya. Saat ini admin ingin coba ulas sekilas dari Wisata Kuliner Solo. Area pariwisata Indonesia satu ini memiliki hidangan yang tak kalah banyak dengan Jakarta. Mulai dari tempat-tempat makanan terkenalnya, hingga oleh-oleh yang sering dibawa pulang oleh turis lokal hingga mancanegara.

  1. Tengkleng Masuk ke tengkleng. Kuliner satu ini adalah Wisata Kuliner solo ngetop. Tengkleng ini identik dengan gulai kambing, cuma saja tidak memakai santan. Kuahnya yang lezat lengkap pada daging yang tetap menempel di tulang menjadikan lidah tak bosan memakannya. Tengkleng ini dapat ditemukan di pinggir gapura Pasar Klewer ataupun warung tengkleng.
  2. Gudeg Ceker
  3. Tidak semacam gudeg umumnya yang cuma tersaji manis bersama telur dan nangka, normalnya di Solo itu gudeg justru banyak sekali ditambah campurannya, yaitu ceker. Hidangan satu ini tentu sudah tak asing di lidah masyarakat Solo. Kabarnya sih makanan itu makin lezat saat dituangi bersama sambal goreng krecek. Kuliner ini tergolong unik, gudeg disana bukanlah gudeg yang sebagaimana kalian pikirkan. Gudeg ceker adalah campuran kulit sapi, telur, ceker ayam, serta ceker. Rasa yang diberikan makanan itu sangat nikmat. Kalian dapat mengonsumsi kuliner itu dicampur nasi, hingga bisa menjadikan perut kalian kenyang. Menjadi pelengkapnya, kalian boleh memesan minuman dingin misalnya es jeruk. Jika kalian mau coba gudeg ceker, so kalian bisa berkunjung ke Gudeg Ceker Bu Kasno di wilayah Marguyodan.
  4. Sate Buntel Beda dengan sebagian besar sate lain, kuliner ini adalah daging kambing yang sudah dicincang lalu dibalut bersama lemak kambing yang tengah baru dengan rupa lonjong. Sehabis itu, sate dibakar sebagaimana pada umumnya. Sate itu mempunyai tekstur daging yang amat nikmat serta lezat, terlebih lagi jika ditambahkan dengan sambal. Kalian boleh konsumsi sate dengan nasi atau lontong. Restoran yang menjual sate buntel tersedia di Sate Haji Bejo yang ada di jl. Sebakung 10 Lojiwetan.
  5. Timlo Solo Sebagaimana kebanyakan timlo, kuah yang bening menggoda perut lantaran isinya jadi terlihat. Tapi, beda dengan timlo umumnya, timlo Solo ini tak memakai isi soun serta jamur. Isinya lumayan sederhana hanya irisan sosis goreng, telor rebus pindang, serta ampela hati ayam. Usai itu, dihamburi bawang goreng diatasnya. Umumnya makanan itu dihindangkan dengan sepiring nasi bersama taburan bawang goreng. Sederhana, tapi selalu menggoyang lidah. Rumah makan yang ngetop dengan menu timlonya yakni Timlo Sastro yang ada dibelakang Pasar Gedhe Solo.
  6. Oleh-Oleh Kuliner Sebetulnya masih banyak wisata kuliner yang ada di solo yang dapat diulas, namun dalam berwisata kuliner, pastinya oleh-oleh tuk di bawa pulang jadi prioritas saat akan pulang, ‘kan? Nah, tuk oleh-oleh, pariwisata kuliner solo yang tentu menyediakan serabi Solo yang telah terkenal kekhasannya. Tidak cuma itu, ada juga intip, yakni semacam kerak nasi yang dijemur hingga kering jadi identik kerupuk. Bentuknya besar juga biasanya murah. Kemudian ada pun rambak petis, yakni kerupuk kulit sapi. Pas jadi oleh-oleh.